Dalam industri Airlines, visibilitas media dan konsistensi reputasi menjadi faktor penting dalam memperkuat kepercayaan publik.
Berdasarkan hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026, Garuda Indonesia, Pelita Air, dan Lion Air menjadi bagian dari kelompok Master Brand dengan nilai Master Brand Index (MBI) tertinggi pada kategori Airlines. MBA menggunakan pendekatan evaluasi reputasi berbasis media online kredibel dan tidak menggunakan voting publik, survei persepsi, maupun popularitas media sosial sebagai dasar utama penilaian.
Daftar Master Brand Berdasarkan Nilai MBI
Garuda Indonesia mencatat nilai MBI sebesar 38.42%, disusul Pelita Air sebesar 19.11%, dan Lion Air sebesar 12.37%. Sementara kelompok brand lainnya secara kolektif berada pada angka 30.10%.
Perolehan tersebut menunjukkan bagaimana ketiga brand berhasil membangun eksposur media yang kuat dan relevan sepanjang periode evaluasi. Dalam kategori Airlines, kekuatan reputasi kini tidak hanya dipengaruhi oleh popularitas semata, tetapi juga oleh konsistensi representasi brand dalam ruang publik.
Bagaimana MBA Mengukur Reputasi Brand?
MBA menggunakan sistem evaluasi berbasis media reputation yang mengintegrasikan visibilitas media, kepercayaan publik, dan konsistensi eksposur dalam satu framework evaluasi.
Media Presence Index (MPI)
MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand. Penilaian tidak hanya melihat jumlah artikel, tetapi juga kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.
Public Trust Index (PTI)
PTI berfungsi sebagai filter reputasi untuk memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.
Brand Consistency Index (BCI)
BCI memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak hanya muncul karena momentum sesaat.
Kesimpulan
Dalam perspektif MBA, trusted brands adalah brand yang mampu menjaga reputasi dan eksposur media secara konsisten dalam ruang publik.