about-image

Master Brand Award

Master Brand Award (MBA) adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada brand yang paling dikenal, paling dipercaya, dan paling konsisten memimpin kategorinya di mata publik.

Di tengah persaingan brand yang semakin ketat dan banjir informasi digital, tidak semua brand yang ramai benar-benar memiliki posisi kuat di benak masyarakat.

MASTER BRAND adalah brand yang bukan hanya terlihat, tetapi dianggap layak menjadi rujukan dan pemimpin kategori.

Istilah Master Brand mencerminkan tiga makna besar:

1.  Master of Presence : Hadir Nyata di Ruang Publik

Brand yang menjadi MASTER BRAND bukan brand yang tersembunyi.
Ia sering muncul dalam pemberitaan media yang kredibel, menjadi topik pembahasan, rujukan, dan bagian dari percakapan publik.

Bukan sekadar iklan, tetapi kehadiran nyata dalam ekosistem informasi masyarakat.

2. Master of Trust : Dipercaya, Bukan Sekadar Dikenal

Brand besar bukan hanya sering dibicarakan, tetapi dibicarakan dengan nada yang sehat.

MASTER BRAND adalah brand yang:

  • Mendapat apresiasi publik

  • Dipersepsikan memberi nilai

  • Tidak didominasi isu negatif atau krisis kepercayaan

Kepercayaan publik adalah aset terpenting brand di era keterbukaan.

3. Master of Consistency : Stabil, Relevan, dan Layak Jadi Acuan

Brand yang layak menyandang gelar MASTER BRAND bukan brand yang viral sesaat.

Tapi:

  • Hadir konsisten sepanjang waktu

  • Tidak bergantung pada satu momen atau satu media

  • Dianggap pantas menjadi rujukan dan standar di kategorinya

Inilah bentuk kepemimpinan persepsi yang matang dan berkelanjutan.

Ketiga aspek ini : Master of Presence, Master of Trust , dan Master of Consitency, membangun makna MASTER BRAND sebagai brand yang benar-benar menguasai ruang persepsi publik.

Metodologi MASTER BRAND AWARD

1. PILAR 1 : MEDIA PRESENCE INDEX (MPI)

Seberapa Nyata Brand Hadir di Media Kredibel

Pilar pertama menilai seberapa sering dan seberapa pantas brand muncul di media online yang terpercaya.

Yang diperhatikan bukan jumlah iklan, tetapi:

  • Apakah brand menjadi topik utama

  • Apakah brand menjadi rujukan atau narasumber

  • Apakah brand relevan dengan konteks pemberitaan

Pilar ini memastikan bahwa MASTER BRAND adalah brand yang benar-benar eksis di ruang informasi publik, bukan hanya aktif berpromosi.

2. PILAR 2 : PUBLIC TRUST INDEX (PTI)

Indikator Kelayakan Kepercayaan Publik

Pilar kedua menilai apakah sebuah brand layak dipercaya oleh publik, berdasarkan rekam jejak pemberitaan dan isu yang muncul di ruang publik.

Pada pilar ini, fokus penilaian bukan pada seberapa sering brand dibicarakan, melainkan pada ada atau tidaknya isu serius yang dapat merusak kepercayaan publik.

Setiap pemberitaan dianalisis secara sederhana untuk mengidentifikasi apakah terdapat:

  • Isu hukum atau pelanggaran berat

  • Pelanggaran regulasi yang berdampak luas

  • Isu yang membahayakan kepentingan atau keselamatan publik

Brand yang layak menyandang predikat MASTER BRAND adalah brand yang:

  • Tidak memiliki pelanggaran kepercayaan publik yang signifikan

  • Menunjukkan stabilitas dan integritas dalam rekam jejaknya

  • Dipandang aman, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya oleh masyarakat

Pilar ini menegaskan bahwa popularitas dan eksposur tinggi tidak cukup.
Tanpa kepercayaan publik, sebuah brand belum layak disebut sebagai pemimpin.

3. PILAR 3 : BRAND CONSISTENCY INDEX (BCI)

Apakah Kepemimpinan Brand Itu Stabil dan Nyata

Pilar ketiga memastikan bahwa kekuatan brand bukan fenomena sesaat.

Yang dinilai:

  • Konsistensi kehadiran sepanjang tahun

  • Sebaran di berbagai media, bukan satu sumber

  • Peran brand dalam pemberitaan (utama atau sekilas)

Dengan pilar ini, MASTER BRAND AWARD hanya diberikan kepada brand yang kuat, stabil, dan relevan dalam jangka waktu panjang.

4. Penetapan Pemenang MASTER BRAND AWARD

Pemenang ditetapkan berdasarkan:

  1. Kehadiran media yang kuat dan relevan

  2. Sentimen dan kepercayaan publik yang sehat

  3. Konsistensi eksposur dan kepemimpinan kategori

Selain itu, terdapat standar etika minimum, yaitu:

  • Tidak sedang terlibat pelanggaran hukum besar

  • Tidak bertentangan dengan nilai publik

  • Layak dipublikasikan sebagai role model brand di kategorinya

MBA tidak mencari brand yang “paling ramai”, tetapi brand yang paling pantas memimpin persepsi publik.

5. Esensi MASTER BRAND AWARD

Master Brand Award menilai kepemimpinan merek melalui kehadiran media, kepercayaan publik, dan konsistensi kepemimpinan persepsi.

Inilah makna MASTER BRAND:

Brand yang terlihat nyata, dipercaya publik, dan konsisten memimpin kategorinya.

Paling sering ditanyakan

Temukan Jawaban atas Pertanyaan Anda

Master Brand Award adalah penghargaan untuk brand yang paling dikenal, paling dipercaya, dan paling konsisten memimpin kategorinya di mata publik.

Penghargaan ini melihat bagaimana brand hadir dan dibicarakan di ruang publik, bukan hanya klaim dari perusahaan.

Penilaian dilakukan dengan memantau pemberitaan brand di media online yang kredibel sepanjang satu tahun.

Secara sederhana, kami melihat:

  1. Seberapa sering brand muncul di berita
  2. Bagaimana cara media dan publik membicarakan brand tersebut
  3. Apakah kehadiran brand itu konsisten atau hanya ramai sesaat

Karena saat ini media online adalah ruang utama pembentukan opini publik.

Banyak orang:

  • Mengenal brand dari berita
  • Membentuk kepercayaan dari pemberitaan
  • Mengutip berita dalam percakapan sehari-hari dan media sosial

Media digunakan sebagai cermin persepsi publik, bukan sebagai iklan.

Karena media sosial adalah ruang percakapan, bukan ruang rujukan.

Di media sosial, siapa pun bisa berbicara dan opini bisa berubah sangat cepat.
Sementara Master Brand Award menilai kepemimpinan persepsi publik dalam jangka waktu panjang, yang membutuhkan data yang stabil dan bisa ditelusuri.

Benar, orang banyak mengonsumsi konten lewat media sosial.
Namun, sebagian besar informasi yang dipercaya dan dibagikan di media sosial berasal dari berita online.

Media sosial menyebarkan, media online membentuk dan menguatkan persepsi.